• 3 Ways of Elegant Foyer
  • 3 Ways of Elegant Foyer

    Saya seorang mahasiswa Desain Interior semester 6 di salah satu perguruan tinggi di Jakarta. Saya menjadi pelanggan setia Home Living baru setahun terakhir ini. Saya rajin menyimpan setiap artikel dari rubrik favorit ini. Ada satu ruang yang sampai saat ini selalu saya tunggu untuk dibahas, yaitu ruangan Foyer. Namun sampai saat ini artikel yang membahas Foyer tidak kunjung tiba. Maka dengan segala kerendahan hati, saya meminta Home Living untuk mengulas ruangan satu ini. Saya mohon maaf jika Home Living pada edisi-edisi yang terdahulu sudah pernah mengulas desain untuk Foyer ini.
  • Sundial Garden
  • Sundial Garden

    Sebuah alat sederhana yang biasa digunakan untuk mengikuti pergerakan matahari adalah jam matahari, atau dalam bahasa Inggris disebut “sundial.” Dalam kaitannya dengan taman, jam matahari kerap dijadikan elemen utama atau “centerpiece” dari sebuah taman. Bentuknya yang menarik dan bisa disesuaikan ukurannya menjadikannya elemen yang sangat menarik, tidak hanya bagi pemilik taman tapi bagi tamu-tamu yang mengunjunginya.
  • Open pantry
  • Open pantry

    Saya adalah penggemar berat majalah Home Living khususnya artikel ini. Kebetulan saya baru membeli sebuah apartemen kecil dengan 3 Kamar Tidur di Jakarta Selatan. Saya sangat menyukai layout dari apartemen ini karena ada Pantry yang menyatu dengan area Ruang Makan. Dari dulu saya memimpikan mempunyai Ruang Makan yang seperti ini tidak terlalu besar, cukup untuk 6 orang dan menyatu dengan Pantry. Sebetulnya saya ingin menata apartemen keseluruhan, tetapi karena keterbatasan dana, saya dan suami memprioritaskan Ruang Makan dan Pantry terlebih dahulu.
  • Taman Top dengan Topiari
  • Taman Top dengan Topiari

    Tanaman yang digunakan untuk membuat topiary pada dasarnya adalah tanaman semak dan pohon yang kecil, lebat, dan memiliki kecenderungan tumbuh padat. Tanaman seperti teh-tehan (Acalypha siamensis) atau beberapa keluarga cemara bisa menjadi pilihan.
  • 3 Ways of Elegant Foyer
  • 3 Ways of Elegant Foyer

    Saya seorang mahasiswa Desain Interior semester 6 di salah satu perguruan tinggi di Jakarta. Saya menjadi pelanggan setia Home Living baru setahun terakhir ini. Saya rajin menyimpan setiap artikel dari rubrik favorit ini. Ada satu ruang yang sampai saat ini selalu saya tunggu untuk dibahas, yaitu ruangan Foyer. Namun sampai saat ini artikel yang membahas Foyer tidak kunjung tiba. Maka dengan segala kerendahan hati, saya meminta Home Living untuk mengulas ruangan satu ini. Saya mohon maaf jika Home Living pada edisi-edisi yang terdahulu sudah pernah mengulas desain untuk Foyer ini.
  • Taman yang Mengundang
  • Taman yang Mengundang

    Sebagian dari Anda tentu sering dan juga senang menerima tamu di rumah. Dibandingkan bertemu di restoran atau tempat bertemu umum lainnya, menerima teman, kolega kerja, atau kerabat di rumah sendiri menunjukkan kehangatan dan ketulusan yang lebih tinggi.
  • Shelf(ie) Time!
  • Shelf(ie) Time!

    Saya berencana untuk merenovasi sebagian living room yang berbentuk lorong menjadi tempat hobi. Saya sendiri termasuk orang yang sangat suka membaca buku
  • Small, cosy Rooms
  • Small, cosy Rooms

    Saat hari-hari besar dan liburan, apakah Anda pernah merasa ‘rumah saya ini sepertinya kecil ya?’ Di hari besar, seperti Idul Fitri, Natal, atau hari besar lainnya, sanak saudara, teman, dan kerabat kerap datang berkunjung.
  • Herringbone & Chevron
  • Herringbone & Chevron

    saya memiliki rumah bergaya modern cenderung minimalis. Awalnya saya dan istri memang menyukai rumah yang clean. Lama kelamaan kami merasa rumah ini terlalu ‘dingin’. Saya ingin ada sedikit sentuhan yang bisa membuat rumah kami lebih hangat, terlihat elegan, dan tidak terlalu ramai, terutama pada ruang tamu dan kamar anak yang sudah beranjak remaja.
  • Taman yang Memanjakan Indera
  • Taman yang Memanjakan Indera

    Bagaimana dengan kebanyakan kita yang tinggal di perkotaan, jauh dari lingkungan yang alami? Kini banyak dikembangkan jenis taman di rumah dan di lahan-lahan umum yang disebut dengan ‘sensory garden’, atau bila diterjemahkan ‘taman sensorik.’