---

.: Majalah Home Living :.

---

logo

baner


Home / Shopping / Craft / Mengenal Seni Anyaman
05 Jan

Mengenal Seni Anyaman

Rate this item
(2 votes)
Foto: Syafril Foto: Syafril

Sebagai salah satu seni kerajinan, unsur budaya tidak lepas dari sejarah perkembangan seni anyaman. Mulai dari ditemukannya jalinan akar dan rotan yang dipilin menjadi tali pada masyarakat purba kemudian beralih pada kebudayaan masyarakat Melayu lewat anyaman dari pohon Bemban yang dikenal dengan “tikar raja”, hingga ke pembuatan furnitur anyam modern, seolah menegaskan bahwa anyaman adalah sebuah seni natural yang fungsional dan renewable (mudah didaur ulang).

Definisi Anyaman
Anyaman merupakan proses merajut dan menyilangkan dengan bahan dasar alam berserat seperti bambu, rotan, daun-daunan (enceng gondok, daun lontar, daun pandan dan lain-lain) yang ditipiskan terlebih dahulu kemudian dijalin membentuk ikatan kuat dengan pola tertentu.
Seni anyaman telah berkembang sejak ribuan tahun, tepatnya pada masa Neolitik (masa bercocok tanam). Saat itu masyarakat purba telah memanfaatkan akar dan rotan yang telah dibasahi terlebih dahulu agar lunak dan mudah dijalin menjadi tali simpul sederhana yang digunakan untuk mengikat hasil bumi dan ternak mereka.

Ragam Anyaman.
Berdasarkan ciri fisik, anyaman terbagi atas 3 jenis, yaitu :

  1. Anyaman datar. Anyaman ini biasanya dibuat datar dan pipih dalam bentuk visual 2 dimensi. kerajinan ini banyak digunakan untuk tikar, dinding rumah tradisional (dikenal sebagai dinding bilik), partisi pembatas ruangan dan lainnya.
  2. Anyaman tiga dimensi. Sesuai namanya, kerajinan ini berbentuk benda visual yang terus berkembang jenis produknya menjadi benda-benda yang lebih bernilai seperti sandal, kursi, tas lampu lampion dan tempat wadah.
  3. Makrame. Makrame merupakan jenis seni simpul menyimpul bahan dengan bantuan alat pengait yang fungsinya seperti jarum. Pada seni makrame, kelihaian tangan dalam menyimpul bahan merupakan teknik utama untuk menciptakan sambungan menjadi sebuah karya kerajinan. Beberapa hasil kerajinan yang menggunakan teknik makrame seperti taplak meja, mantel baju, keset kaki.


Berdasarkan ciri fisik, anyaman terbagi atas 3 jenis, yaitu :

  1. Anyaman datar. Anyaman ini biasanya dibuat datar dan pipih dalam bentuk visual 2 dimensi. kerajinan ini banyak digunakan untuk tikar, dinding rumah tradisional (dikenal sebagai dinding bilik), partisi pembatas ruangan dan lainnya.
  2. Anyaman tiga dimensi. Sesuai namanya, kerajinan ini berbentuk benda visual yang terus berkembang jenis produknya menjadi benda-benda yang lebih bernilai seperti sandal, kursi, tas lampu lampion dan tempat wadah.
  3. Makrame. Makrame merupakan jenis seni simpul menyimpul bahan dengan bantuan alat pengait yang fungsinya seperti jarum. Pada seni makrame, kelihaian tangan dalam menyimpul bahan merupakan teknik utama untuk menciptakan sambungan menjadi sebuah karya kerajinan. Beberapa hasil kerajinan yang menggunakan teknik makrame seperti taplak meja, mantel baju, keset kaki.

Comments  

 
#1 anggi 2014-03-23 08:31
good, tapi contoh gambarnya mana ?
Quote
 

Add comment

Komentar adalah tanggapan pribadi, bukan mewakili kebijakan redaksi homelivingindonesia.com. Kami berhak mengubah atau tidak menayangkan komentar yang mengandung kata-kata berbau pelecehan, intimidasi, dan SARA.

Kuis-4-Th-Home-Living

Kuis-4-Th-Home-Living-rev

Populer Article

Latest Comment

Expert Idea

  • 1
  • 2
  • 3
Taman Sebagai Ruang Privat

Taman Sebagai Ruang Privat

Foto: Dok. Home Living Taman rumah adalah sebuah ruang yang memiliki makna beragam...

Read more
Kerlap Kerlip Alami Taman Kita

Kerlap Kerlip Alami Taman…

Pernahkah Anda berharap mendapatkan kejutan-kejutan kecil menyenangkan dari taman rumah Anda? Alam...

Read more
Halaman Rumah Sebagai Ruang Kontemplasi

Halaman Rumah Sebagai Ruang…

Rumah adalah tempat kita menenangkan diri sambil mengisi kembali energi setelah bekerja...

Read more