---

.: Majalah Home Living :.

---

logo

baner


Home / Shopping / Craft / Tenun Kolase
13 Mar

Tenun Kolase

Rate this item
(0 votes)
Foto: Tenun Kolase By Fatchurohman Foto: Tenun Kolase By Fatchurohman

Jangan pernah memandang sebelah mata, atau bahkan tidak melirik sama sekali kain-kain batik yang mengusang lantaran sering digunakan. Oleh Fatchurohman, keusangannya justru menaikkan nilai kain ini hingga puluhan kali lipat.

Ide dari Banyak Teknik
Sebagai lulusan Desain Tekstil ITB, tidak mengherankan bila Fathur sangat akrab dengan berbagai material, jenis kain dan proses pembuatannya. Beragam teknik dalam proses dasar pembuatan kain seperti membatik, menenun, memotong dan membuat pola, coba digabungkan olehnya untuk dikembangkan menjadi sebuah karya orisinil yang tidak terpikirkan oleh kebanyakan orang. Tenun kolase, jawabannya.

Filosofi Kain Lawas
Lawas merunut pada kain-kain tua yang mungkin banyak dikoleksi karena kelangkaannya. Tak hanya itu saja, proses pengerjaan yang primitif dengan bahan alami membuat harga kain lawas menjadi barang layak buru karena bergengsi dan mahal. Namun, lawas versi pria yang cukup disapa Fathur ini sangat sederhana. Kain lawas bahan baku utama tenun kolase merupakan kain produksi masal jaman dulu yang usang karena telah mengalami proses pakai, pencucian dan penjemuran. Proses keseharian selama bertahun-tahun yang akan membuat warnanya terlihat belel dan pudar tidak merata di beberapa bagian. “Tampilan seperti ini tak tergantikan. Saya bahkan sempat mencoba mereproduksi ulang. Namun ternyata biaya produksinya mahal sekali, bisa sampai puluhan juta,” ungkapnya.

Tenun Kolase
Sesuai dengan nama kolase, proses pengerjaannya dimulai dengan memotong kain yang akan digunakan seukuran 20x20 cm. Selanjutnya kain-kain ini akan ditempel satu persatu pada bidang yang berfungsi sebagai dasar. Di sinilah proses kreatif berlangsung. Kain-kain ini tidak boleh ditempel sembarangan, harus sesuai dengan sketsa desain yang telah dibuat. Karena berasal dari kain berbeda-beda motif, komposisi warna sangat perlu diperhatikan untuk menghasilkan keseimbangan desain yang menyeluruh, sebelum dilakukan penenunan sebagai finishing terakhir.

Pengalaman Lewat Panca Indra
Tak mudah untuk menikmati karya Fathur, karena perlu ketelitian dan pengamatan detail untuk mengagumi karya ini lebih jauh. Teknik tenun menghasilkan tekstur unik dipermukaannya, sekaligus menciptakan efek dramatis yang harus Anda lihat dan rasakan sendiri. Inovasi Fathur ini telah diperkenalkan lewat sejumlah pameran craft bertaraf nasional. Sayang sekali bila produk inovatif ini hanya terhenti di tempat. Karena itulah, Fathur selalu mengembangkan tenun kolase agar semakin diterima sampai ke pasar global. Tentunya dengan tetap menggunakan bahan kain lawas keseharian yang murah dan cenderung terabaikan.

Comments  

 
0 #1 Panuntun 2013-05-01 16:27
Karya Seni yang Luar Biasa
Quote
 

Add comment

Komentar adalah tanggapan pribadi, bukan mewakili kebijakan redaksi homelivingindonesia.com. Kami berhak mengubah atau tidak menayangkan komentar yang mengandung kata-kata berbau pelecehan, intimidasi, dan SARA.

Kuis-4-Th-Home-Living

Kuis-4-Th-Home-Living-rev

Populer Article

Latest Comment

Expert Idea

  • 1
  • 2
  • 3
Taman Sebagai Ruang Privat

Taman Sebagai Ruang Privat

Foto: Dok. Home Living Taman rumah adalah sebuah ruang yang memiliki makna beragam...

Read more
Kerlap Kerlip Alami Taman Kita

Kerlap Kerlip Alami Taman…

Pernahkah Anda berharap mendapatkan kejutan-kejutan kecil menyenangkan dari taman rumah Anda? Alam...

Read more
Halaman Rumah Sebagai Ruang Kontemplasi

Halaman Rumah Sebagai Ruang…

Rumah adalah tempat kita menenangkan diri sambil mengisi kembali energi setelah bekerja...

Read more